7 Tips Blending Bunga Dengan Pensil Warna

Hallo Colorist,

Kali ini saya akan membahas Tips untuk blending warna dengan pensil warna. Tips ini sangat bermanfaat bagi pemula yang biasanya hanya menggunakan satu warna untuk satu obyek tertentu. Pemakaiannya mudah, teknik nya juga tidak berbeda dengan proses mewarnai selama ini. Sedangkan jenis pensil warnanya pun sama dengan yang biasa dipakai.

Kalau selama ini banyak video yang menjelaskan proses blending warna (mengkombinasikan/mencampur) beberapa warna dengan mengggunakan pensil warna premium, kali ini saya menjelaskan blending warna dengan pensil warna yang kalian miliki. 

Tahapannya antara lain:


  1. Tentukan terlebih dahulu, jenis pensil warna apa yang akan kalian perguankan. Seperti yang sudah saya sampaikan dalam blog sebelumnya, jenis pensil warna ini jangan di campur-campur. Misalnya campuran dari jenis oil dan water color. Hasilnya nanti kurang memuaskan.
  2. Untuk satu obyek, misalnya bunga atau daun, pilih dua, tiga atau lebih warna. Pilih gradasi dari warna yang muda sampai yang tua. Kalau sewarna, misalnya tua semua atau muda semua, hasilnya akan terlihat pudar, tidak terlihat gradasinya.
  3. Sebelum memulai, pastikan kalau pensil yang akan kita pakai sudah runcing. Kalau pensil tumpul, hasilnya kurang maksimal. Bintik-bintik putih di kertas akan tampak jelas. Jadi terlihat seperti tidak rata. 
  4. Ini kesalahan yang sering dialami pemula, karena ingin memperoleh hasil yang maksimal, maka menekan pensil sekuat-kuatnya. Hasilnya sisa-sisa tarikan garis jadi membekas di kertas. Saat ditimpa dengan warna lain, garis tetap tampak dan terlihat tidak rata.
  5. Untuk pencampuran warna ini, usahakan mulai dengan warna yang muda. Pigment pensil warna standar kurang pekat, jadi kalau mulai dengan warna gelap, maka warna yang muda akan kalah dengan warna yang gelap. Sebaliknya, kalau memulai dengan warna muda, maka saat warna tua di arsir di atasnya, maka warna muda masih tetap terlihat dan bercampur dengan warna tua tersebut.
  6. Tips yang keenam ini juga sering dialami oleh colorist. Tanpa sadar membersihkan kertas dengan tangan, padahal tidak menyadari bahwa tanggan nya basah atau kotor. Gunakan kuas yang agak lebar untuk membersihkan kertas. Pastikan kuasnya kering dan bersih. Bahannya juga perlu diperhatikan. Bila memungkinkan, kuas tersebut memang khusus untuk membersihkan kertas. fungsinya seperti lap.
  7. Ini yang terakhir dan biasanya colorist agak malas untuk melakukan. Melihat hasil gambarnya sudah bagus, maka proses finishing dilupakan. Yaitu melakukan blending dengan warna netral. Bisa menggunakan pensil warna putih, pensil blending atau blending stump. Mana saja yang dimiliki, semuanya bisa dipakai. Namun umumnya pakai warna putih pada paket pensil warna yang dibeli.


Nah inilah 7 tips blending warna yang harus dilakukan. Ingat colorist, untuk mendapat hasil yang maksimal, jangan sampai 7 tips tersebut dihilangkan. 


Perlu kesabaran dan ketelatenan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.



Selamat mencoba. Happy coloring..

Comments